Timor-er

"Its sot Just Automotive Club, its Timor-er Family"

Timor-er

"Its sot Just Automotive Club, its Timor-er Family"

Timor-er

"Its sot Just Automotive Club, its Timor-er Family"

Timor-er

"Its sot Just Automotive Club, its Timor-er Family"

Timor-er

"Its sot Just Automotive Club, its Timor-er Family"

Jumat, 21 Juni 2013

Geliat Komunitas TIMOR-ER Medan


Para pecinta mobil Timor di Medan punya paguyuban, namanya TIMOR-ER Medan. Memiliki secretariat di Jalan Jermal VII Komplek Mini Residen nomor B 5, anggota komunitas aktif berperan menjalin silaturahmi antar sesama pecinta otomotif keluaran KIA dari Korea ini. Hebatnya lagi, banyak kerja sama bisnis terjalin dan dibina di perkumpulan ini.

Ketua Umum TIMOR-ER Noka didampingi Ketua Harian Lilik menjelaskan, komunitas ini benar-benar aktif pada 2009 lalu. Namun, komunitas ini sudah sering konvoi pada 2005. “Jadi, dengan seringnya kita mengadakan kopdar (kopi darat), kita membuat komunitas ini untuk mempererat sesama pecinta mobil Timor,” jelasnya.

Saat ini TIMOR-ER sudah memiliki 42 anggota dan total mobil  family club sebanyak 65 unit. Karena ini merupakan ajang silaturahmi sesama pemilik mobil Timor, tak jarang keluarga mereka juga meramaikan kopdar. “Keluarga pun serring ikut kalau melakukan kopdar, selain itu juga kita mengadakan turing,” ucapnya.

Anggotanya terdiri dari kalangan seperti dari aparatur pemerintah, pegawai swasta, aparat keamanan dan sampai mahasiswa yang tergabung. “Biasanya kita sering melakukan kopadar saat weekend,” ucapnya.

Komunitas ini juga tidak terlepas pada touring. Mereka sering melepas kepenantan dengan berjalan ke Berastagi, Danau Toba, pantai maupun daerah yang indah di Sumut ini.

“Untuk touring biasanya pasti agendanya ada. Selama turing dan kopdar, tak jarang sesama anggota menjalin kerja sama untuk bisnis. Di sini kita juga membuka jaringan sesama pecinta mobil Timor,” ucapnya.

Komunitas TIMOR-ER Medan juga memiliki agenda bakti sosial. “Seperti buka bersama anak pesantren, menyantuni anak yang membutuhkan dan bakti sosial lainnya,” ucapnya.(ban)

Sumber : http://sumutpos.co/2013/06/21/geliat-komunitas-timor-er-medan/

Kamis, 13 Juni 2013

Komunitas Mobil Timor Ngumpul Di METLAND TranSyogi, Cileungsi



Wartajakarta.com,Cileungsi- Komunitas pemilik mobil buatan anak negeri yakni Timor-er kini telah menginjak usia yang ke 10 tahun. sebagai upaya menjalin silahturahmi para pemilik mobil Timor mengadakan HUT dengan tema 1 Dasawarsa timor-er.
Sejak tahun 2002, Timor sudah tidak lagi diproduksi. Alhasil, jumlah mobil ini menjadi terbatas. Dengan jumlah yang terbatas, ternyata ada komunitas yang selalu menjaga dan kecintaan dengan merk Timor, yakni Timor-er.


Komunitas Timor-er ini berawal dari Jakarta yang didirikan tahun 2003 oleh beberapa penggemar Timor. Zaky Masjkur, selaku ketua umum timor-er, mengatakan bahwa ajang ini menjadi ajang silaturahmi, event, tukar pikiran, sekaligus reuni, bagi seluruh anggota.


Setelah beberapa kali pertemuan, di ulang tahun yang ke 10 tahun atau 1 dasawarsa Timor-er jumlah member timor-er sebanyak 1200 orang, dan dalam acara kali ini diikuti 256 mobil peserta. Yang diadakan di Metland Tranyogi, Cileungsi, Minggu  (9/6/2013).

"Jumlah anggota milis Timor-er tercatat sebanyak 1.000-an lebih orang, dengan anggota 650 member di jabodetabecika (jakarta, bogor, depok, tangerang, bekasi, cikarang, dan karawang), serta 600 member diluar daerah yg disebut diatas. Kaum Timor-er ini tersebar dari mulai Jabodetabek, Banten, Bandung, Cirebon, Jogja, Malang, Surabaya, Lampung, Palembang, Medan hingga Kalimantan," jelasnya.


Satu alasan orang bergabung dengan Timor-er, kata Zaky, adalah kebutuhan informasi / sharing perawatan serta kebutuhan akan suku cadang Timor yang sebenarnya mudah didapatkan, "Wajar saja itu menjadi alasan utama Sejak terhentinya produksi Timor.

Menurut Zaky, alasan lainnya buat bergabung di komunitas ini adalah menambah pertemanan dan jaringan di antara sesama penggemar otomotif. Seperti komunitas otomotif lainnya, kegiatan komunitas Timor-er tidak terbatas pada kumpul-kumpul semata. Touring, ajang sosial, sampai mengutak-atik mesin secara bareng-bareng menjadi ajang rutin mereka. Tandasnya.

Selain adakan syukuran HUT, acara yang paling menyedot perhatian anggota komunitas Timor-er kali ini yakni adanya kontes-kontes seperti Audio, exterior, interior, serta engine. Disamping itu, diadakan pula Slalom.

Mobil Timor, mungkin banyak juga masyarakat Indonesia yang terkesan meremehkan merek satu ini. Namun, hal ini tidak menghalangi anggota komunitas Timor-er untuk berkreasi dan mengembangkan komunitasnya. Kalau melihat kualitasnya cukup bagus, Hanya saja karena politis masa lalu membuatnya tidak berlanjut produksinya.
Harga Timor yang relatif terjangkau serta stabil membuat sedan satu ini mulai dilirik kembali, terutama dari kalangan keluarga baru.

“Dengan harga pasaran berkisar Rp 45 juta dengan buatan 1997, sedan buatan tahun 2000 harga 50 jutaan.
Berminat?? Ayo kita gabung dengan komunitas pencinta mobil Timor, yakni klub Timor-er.

Sumber : http://www.wartajakarta.com/news-3602-komunitas-mobil-timor-ngumpul-di-metland-transyogi-cileungsi.html

Minggu, 09 Juni 2013

10 Tahun Timor-er, "Not Just Automotive Club, its Timor-er Family"



Jakarta-- Mobil Timor kalah dari kendaraan sejenis di kelas yang sama ? Tidak. Ini terbukti saat si Timor yang pernah booming menjadi mobil nasional (mobnas) di tahun 1996 ini perform dalam slalom test saat Perayaan 1 Dasawarsa (HUT 10 Tahun) Timor-er (pecinta mobil Timor) di Metland Transyogi, Minggu (9/6).

Ratusan mobil Timor memperlihatkan kemampuan baik kecepatan, akselerasi maupun tampilan. Soal tampilan, bahkan ada Timor yang sudah dimodif menjadi limousine. Di Indonesia ada dua Timor yang dimodif menjadi Limousin Timor. Hanya ada di Indonesia, kata Ketua Umum Timor-er, Zaky Masjkur disela-sela HUT ke 10 Timor-er.
  

Soal kecepatan dan endurance ? General Manager Metland Transyogi, Bambang Irianto yang juga pecinta mobil Timor menuturkan, mobil Timor disetting hampir mirip dengan mobil balap, tidak terlalu banyak aksesoris. Masuknya mobil Timor sebagai program mobnas (mobil nasional) sekitar tahun 1996 kan dibawa mas Tommy (Tommy Soeharto-red) yang hoby balap. Karenannya mobil Timor juga mendekati mobil balap. Itu sebabnya hanya dengan sedikit settingan, kecepatan mobil Timor, tidak kalah dengan mobil-mobil keluaran baru, kata anggota Timor-er Bogor ini.
Bambang mengisahkan, program mobnas sebenarnya adalah program yang sangat baik yang bisa mengangkat martabat bangsa. Dengan harga Timor sekitar Rp 60 juta-an (saat itu), kita sudah mendapatkan kendaraan dengan kualitas sangat baik, yang bahkan tetap bisa berfungsi prima hingga sekarang. Sayang hingga 2013 obsesi bangsa ini memiliki mobnas dengan harga terjangkau, belum kesampaian juga, ujarnya.

Dalam HUT ke 10 Timor-er di Metland ini selain digelar kontes interior, ekterior, audio maupun engine mobil Timor yang diikuti lebih dari 214 peserta, juga diisi dengan kegiatan family gathering, baik lomba mewarnai bagi anak, bazar makanan ringan dan hasil kreatifitas para member, hingga slalom test.
Intinya kami ingin meningkatkan kebersamaan sebagai sebuah komunitas agar semakin akrab, ibaratnya sebagai satu keluarga. Melalui kegiatan ini kita membuktikan Timor-er tidak hanya sekedar hoby, otomotif, namun juga terutama adalah sebagai family. Its not just automotive club, its timor-er family, papar Zaky.

HUT ke 10 Timor-er diikuti oleh para member yang datang dari korwil Bogor - Depok, Jakarta, Paris van Java, Timor Westsider Banten, Bogor Timor Club, Timor Cileungsi, Cirebon, Bandung, dan Lampung. (BUD/PUR)

Sumber : http://www.radarjakarta.com/berita-1602-10-tahun-timorer-not-just-automotive-club-its-timorer-family.html