Timor-er

"Its sot Just Automotive Club, its Timor-er Family"

Timor-er

"Its sot Just Automotive Club, its Timor-er Family"

Timor-er

"Its sot Just Automotive Club, its Timor-er Family"

Timor-er

"Its sot Just Automotive Club, its Timor-er Family"

Timor-er

"Its sot Just Automotive Club, its Timor-er Family"

Selasa, 18 Agustus 2015

Timor-er Automodified 2015 : Sambut Ultah Ke-12




Jakarta, BosMobil.com – Menyambut momentum ulang tahun ke-12, klub Timor-er menggelar event non stop modifikasi bertajuk Timor-er Automodified 2015, weekend kemarin. Meskipun membawa nama klub dengan satu jenis mobil, namun Timor-er membuka kontes di hari bahagianya untuk semua jenis mobil.

“Di event ini kita buka kelas umum untuk semua jenis mobil, kemudian ada kategori khusus untuk mobil – mobil Timor. Jumlah Peserta lebih dari 60 mobil, bagi saya ini sudah cukup lumayan, ada klub – klub berbasis modifikasi di Jabodetabek, peserta kontes timor yang terjauh dari kota lampung, dan ada kontes SPL kelas pemula dan custom,” ujar Fauzi Humas Timor-er, sekaligus ketua Automodified.

Buat kelas umum, Timor-er Automodified 2015 terdapat 61 kategori, sedangkan spesial class Timor terdapat 17 keategori yang diperlombakan. Sementara 21 peserta kontes Sound Pressure Lavel (SPL), terdapat 6 kategori perlombakan.

Berawal Dari Divisi Fashion on Wheels

Terjadinya event Timor-er Automodified 2015 tak lepas dari histori yang menarik. “di Timor-er kebanyakan penyuka speed, dan kita sudah berprestasi diarena drag race. Kemudaian dihampir 2 tahun belakangan ini kami kumpulkan teman –teman Timor penyuka fashion, seperti modif, mobil klimis, dan buka divisi atau tim, ada Timor-er Racing tim dan ada Timor-er Fashion on Wheels. Anggotanya terbuka untuk semua pengguna Timor,” jelas Fauzi.

Fauzi menambahkan awal terbentuk Timor-er Fashion on Wheels diawali dari media sosial, dari member atau pengguna Timor lainnya sebagai wadah berbagi tentang masalah kontes, modifikasi dan segala macamnya. Muaranya saat ini kita jadikan big event.

“Harapanya acara ini menunjukan, ini loh mobil Nasional yang dulu pernah ada di sejarah indonesia masih ada dan lebih spesifik lagi, kiprah Timor dalam kancah kontes modifikasi masih bisa bersaing dengan mobil – mobil dari merk lain apa lagi mobil yang keluaran brand New,” tutup pria yang biasa disapa Uzi.

Sumber : http://www.bosmobil.com/timor-er-automodified-2015-sambut-ultah-ke-12/




Kamis, 13 Agustus 2015

Ini nih Wadah Pengguna Mobil Timor, Timor-er Saung Autowork



Anda tentu sudah mengenal mobil Timor. Ya, kendaraan roda empat yang pernah ngetop sebagai buatan dalam negeri di era alm. Presiden Soeharto ini masih banyak penggunanya loh!

Mobil sedan Timor masih sering kita lihat berlalu-lalang di jalan raya. Meski tergolong tua, tak sedikit mobil Timor yang masih eye cathing berkat balutan variasi.

Nah, bagi Anda pengguna mobil Timor, tak ada salahnya berhimpun di komunitas pengguna Timor yang kerap dijuluki Timor-er. Dari sekian komunitas pengguna Timor yang ada, di Bogor sendiri ada komunitas Timor-er Saung Autowork yang bermarkas di Bitungsari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor.

Komunitas Timor-er Saung Autowork telah berdiri sejak tahun 2003. Sampai dengan saat ini telah beranggotakan 1.701 orang. “Mereka se-Jabodetabek dan ada pula anggota komunitas ini yang berasal dari daerah lain seperti dari Medan dan Sulawesi,” ujar Wakil Ketua Timor-er Saung Autowork, Husen kepada hallobogor.com, Kamis (13/8).

Menurutnya, banyak hal positif yang bisa dirasakan terutama oleh anggota bergabung di Autowork. Di antaranya saling berbagi pengalaman, bertukar informasi seputar suku cadang, menyalurkan hobi otomotif misalnya terjun dalam lomba, dan sejenisnya serta untuk merekatkan persaudaraan antarsesama pengguna mobil Timor,” ungkap Husen.

Sumber : http://hallobogor.com/ini-nih-wadah-pengguna-mobil-timor-timor-er-saung-otowok

Selasa, 11 Agustus 2015

Auto Modified Contest Meriahkan HUT Timor-er ke 12 di MGK





Otosia.com - Mal MGK Kemayoran kembali mendukung salah satu Komunitas Otomotif terbesar di Indonesia untuk melaksanakan event Otomotif. Dalam rangka merayakan HUT Timor-er yang ke 12 pada tanggal 9 Agustus 2015 komunitas mobil Timor-er mengadakan acara Auto Modified Contest 2015 di Mal Otomotif MGK Kemayoran.

Sebanyak 67 kategori umum dan 17 kategori khusus Timor diperlombakan. kurang lebih 80 peserta kontes mengikuti Auto Modified Contest 2015 kali ini, dan yang menggembirakan adalah 500 member Timo-er telah hadir di MGK Kemayoran untuk memperingati hari jadi yang ke 12. Para peserta Auto Modified Contest 2015 kali ini berasal dari club - club otomotif Sejabodetabek.

  

Tidak hanya acara otomotif pada event ini tetapi juga Komunitas Timor-er mengadakan aktifitas untuk keluarga dan anak anak, antara lain Istana balon untuk permainan anak-anak, Lomba mewarnai, Bazar makanan dan kebutuhan keluarga lainnya.
Sekali lagi MGK Kemayoran sebagai Mal Otomotif akan selalu memberikan dukungan kepada kegiatan-kegiatan otomotif yang positif.

Sumber : https://www.otosia.com/berita/auto-modified-contest-meriahkan-hut-timor-er-ke-12-di-mgk.html

Senin, 09 Februari 2015

Ini Kisah Mengenai Lahir dan Matinya Mobnas Timor


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Mobil nasional (mobnas) memasuki babak baru di Tanah Air. Hal itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara perusahaan mobil Malaysia, Proton, dan perusahaan otomotif Indonesia, PT Adi perkasa Citra Lestari (ACL), di Shah Alam, Malaysia, Jumat (6/2).
Sebelum adanya kerjasama Proton Malaysia dengan PT ACL, Indonesia sempat membangun Industri mobil nasionalnya dengan memproduksi mobil bermerek Timor. Sejarah mobil Timor berawal dari dikeluarkannya Inpres Nomor 2 Tahun 1996 yang menginstruksikan kepada Menteri Perindustrian dan Perdagangan, Menteri Keuangan, dan Menteri Negara Penggerak Dana Investasi/Ketua Badan Koordinasi Penanaman modal agar secepatnya mewujudkan industri mobil nasional.

Untuk menggarap proyek ini, Pemerintah pusat menunjuk PT. Timor Putra Nasional (PT. TPN) sebagai pionir mobil nasional. Pemilik perusahaan ini adalah putera mantan Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra atau biasa dipanggil Tommy Soeharto.

Mobil Timor secara resmi diluncurkan pada 8 Juli 1996 di Jakarta. Tommy bekerja sama dengan Kia Motors, produsen mobil asal Korea Selatan. Rencananya, PT TPN akan membuat model mobil Kia Sephia versi Indonesia.

Di tahun-tahun awal, mobil Timor dibuat sepenuhnya completely build up (CBU) di Korea Selatan, lalu diimpor secara utuh ke Indonesia. “Karena fasilitas perakitan yang belum siap, generasi pertama dari mobil nasional dibuat di Korea Selatan,” tulis Philippe Ries dikutip dari Asian Storm: The Economic Crisis Examined.

Untuk mendongkrak penjualan, mobil Timor mendapatkan hak istimewa berupa pembebasan pajak barang mewah yang membuat harganya lebih murah dari mobil lainnya. “PT Timor Putra Nasional mendapatkan hak istimewa yang luar biasa berupa pembebasan pajak barang mewah sebesar 60 persen,” tulis Philippe.

Tak heran mobil Timor dijual dengan setengah harga dari mobil-mobil kompetitor. Harga Timor hanya dibandrol Rp 35 juta atau separuh dari harga mobil sekelas.

Jepang, Amerika Serikat, dan beberapa negara Eropa memprotes hak istimewa untuk mobil Timor. Masalah ini dibawa ke World Trade Organization (WTO). WTO memutuskan agar Indonesia mencabut keputusan penghapusan bea masuk dan pajak barang mewah mobil Timor. Pada 1997, produksi Timor dihentikan karena krisis moneter dan juga lengsernya Presiden Soeharto dari kursi kepemimpinannya.

Sumber : http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/makro/15/02/09/nji0mq-ini-kisah-mengenai-lahir-dan-matinya-mobnas-timor